Menanti Gerhana Bulan 17 Juli 2019

Pengamatan Gerhana Bulan

17 Juli dini hari nanti Bulan akan memasuki bayang bayang Bumi, bukan suatu yang aneh dan perlu ditakuti karena peristiwa ini kerap kita jumpai tiap tahun, fenomena ini biasa kita sebut GERHANA BULAN.

hampir tepat setahun yang lalu dimana gerhana bulan total berlangsung paling lama dalam kurun waktu seabad. Gerhana bulan Juli ini merupakan gerhana bulan parsial, jadi tidak keseluruhan permukaan bulan akan tertutupi bayangan matahari.
Gerhana bulan sebagian ini akan diawali dengan gerhana penumbra pukul 1:42 wib dan mulai memasuki bayangan umbra pukul 3:01 wib dan mencapai puncak gerhana bulan pada 4:30 wib disekitar manjing waktu sholat subuh.

Walaupun kita tidak akan bisa menikmati keseluruhan proses gerhana bulan ini hingga akhir fase karena matahari terburu menampakkan sinarnya pada pukul 5:42 wib yang hampir dibarengi dengan kontak akhir umbra dan tenggelamnya bulan itu sendiri. Namun Bulan tidak sendirian, fenomena ini akan semakin meriah karena kita juga bisa menyaksikan planet Jupiter dan Saturnus lebih cemerlang karena orbit 2 buah planet jumbo tersebut sedang berada dekat Bumi. Rasi bintang paling meriah yakni Scorpio dan Sagitarius juga menambah Kilauan langit malam. 17 Juli juga merupakan ditandai datangnya musim hujan meteor Perseid, hujan meteor terderas yg bisa mencapai sekitar 120 meteor perjam pada puncaknya di tiap pertengahan Agustus.

Surabaya Astronomy Club akan mengadakan pengamatan Gerhana Bulan ini di area wisata Kenpark Kenjeran dari Selasa malam hingga Rabu pagi (16 Juli pukul 21:00 wib hingga 17 Juli pukul 6:00 wib). Selain pengamatan, acara nanti juga akan diisi pelatihan hitung astronomi gerhana yang akan dipandu oleh divisi falakiyah SAC.

So, don’t Miss it

Hammam N

Pembina di Surabaya Astronomy Club.

More Posts

Follow Me:
FacebookYouTube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.