Kunjungan Ilmiah ke Planetarium Loka Jala Crana Surabaya

Foto bersama setelah kunjungan

Hai sobat SAC, kali ini SAC mengadakan kunjungan ilmiah ke Planetarium di Museum Loka Jalan Crana di kawasan kompleks AAL Bumi Moro Surabaya. Kunjungan kali ini dihadiri tidak hanya dari teman-teman Surabaya, tapi juga dari Bangkalan Madura, pelajar SMP Mujahidin juga beberapa bahkan menyertakan anak, istri dan suami untuk ikut berpartisipasi dalam event kali ini.

Untuk mempermudah mobilisasi teman-teman yang tdidak mengetahui tempat acara, Cak Usman selaku Koordinator event kunjungan ilmiah ini, memfasilitasi untuk berkumpul terlebih dahulu di makam mbah Ratu, sedangkan untuk teman-teman yang membawa mobil disarankan langsung ke museum dengan bantuan gps sebagai penunjuk arah. Setelah pukul 09.15 maka rombongan yang menggunakan sepeda motor melaju ke museum. Sesampainya disana, kami bertemu dengan cak dan ning SAC yang telah tiba terlebih dahulu di museum. Setelah melakukan perizinan ke pihak museum, maka kami dikumpulkan di aula untuk diberi pengarahan awal terlebih dahulu oleh pemandu wisata. Bapak Suhardi, selaku pemandu wisata menjelaskan tata tertib yang harus dipatuhi oleh pengunjung demi berjalannya acara dengan baik.

Kunjungan pertama kami diarahkan ke ruangan senjata. Di ruangan tersebut banyak sekali senjata-senjata bersejarah yang selama ini digunakan oleh para TNI AL. peserta kunjungan begitu antusias melihat dan menyimak penjelasan dari pemandu wisata. Di ruangan selanjutnya ke ruangan Angkatan Laut Republik Indonesia, atau biasa disebut dengan ruangan ALRI. Ruangan ketiga yaitu ruangan Dewaruci. Ruangan ini berisi semua hal yang berkaitan dengan kapal layar terbesar kebanggaan Indonesia, yang mana kapal ini dimiliki oleh Angkatan Laut TNI Indonesia. Mulai dari pakaian, senjata, hingga miniature dari kapal Dewaruci. Ruangan keempat yang kami kunjungi adalah ruangan senjata. Diruangan ini berisikan senjata-senjata TNI Angkatan Laut yang selama ini pernah digunakan.

Akhirnya sampailah kami di ruangan paling terakhir sekaligus ruangan yang dinanti-nantikan, yaitu planetarium. Ruangan ini sebenarnya hanya mampu menampung 25 orang saja, akan tetapi mengingat begitu antusiasnya peserta kunjungan, maka yang tidak kebagian tempat duduk bahkan rela duduk di lantai demi mendengarkan dan mengetahui apa saja isi dari planetarium. Dikarenakan di luar ruangan cahaya sangat terang benderang maka mata kami harus dibiasakan dengan kegelapan terlebih dahulu agar mata kami tidak sakit. Sembari menyesuaikan pencahayaan mata, kami diberikan penjelasan mengenai fungsi dari pembelajaran mengenai astronomi, salah satu manfaatnya adalah agar para TNI dapat bertahan hidup ketika berada di lautan lepas. Ketika di lautan lepas, TNI AL di haruskan mengetahui kondisi alam sekitar untuk bisa bertahan dan sampai di tempat tujuan. Dikarenakan pengunjung ada yang masih pelajar, mereka dihimbau untuk ikut masuk jadi bagian dari TNI AL agar bisa membantu menjaga Negara tercinta ini.

Setelah mata kami terbiasa dengan kegelapan, maka perlahan-lahan lampu ruangan di redupkan dan di matikan. Langit ruangan berubah menjadi gelap tapi dienuhi dengan cahaya bintang. Pemandu wsata menjelaskan bermacam macam benda-benda langit, termasuk bulan dan rasi bintang. Rasi bintang yang selama ini kita kenal dengan nama zodiac, merupakan visualisasi gambar dari bentuk rasi bintang. Akan tetapi rasi bintang bukan digunakan untuk peramalan hidup kita yaa sobat SAC . Setelah penjelasan mengenai benda langit berakhir, maka pelan pela nada cahaya jingga di arah timur yang menandakan matahari terbit. Yang mana ketika matahari terbit, maka ada beberapa planet yang bisa dilihat dengan mata telanjang yaitu planet venus atau biasa disebut dengan planet kejora dan planet merkurius. Akan tetapi tergantung waktunya ya untuk kemunculan planet ini  .

Dan dengan datangnya pagi, maka menandakan berakhirnya penjelasan pada siang hari ini. Terima kasih untuk cak dan ning yang telah berpartisipasi dalam event kunjuangan ilmiah kali ini. Sampai jumpa di event selanjutnya yah … ^^

Kontributor : Ainur Rahmaniyah

Muchammad Thoyib As

Muchammad Thoyib As

Secretary, Filmmaker, Cinematography Instructor, Amateur Astronomer, Traveler, Poet, Jurist, Agrotechnologist

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusFlickrYouTube