International Observe the Moon Night 2013 Surabaya Astronomy Club

Setelah sukses menghelat event yang sama pada 22 September 2012, beberapa hari yang lalu tepatnya pada 12 Oktober 2013 bertempat di Taman Apsari, Surabaya, untuk kedua kalinya berturut-turut Surabaya Astronomy Club (SAC) menjadi salah satu Host event International Observe the Moon Night (InOMN) 2013 di Surabaya.

SAC sebagai salah satu komunitas astronomi amatir yang ada di Indonesia pun juga ingin berkontribusi mengembangkan Dunia Astronomi, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Surabaya Astronomy Club adalah salah satu peserta pengamatan dari Indonesia, dan merupakan pendaftar pertama acara ini dari Indonesia. SAC menggelar pengamatan di Taman Apsari, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, acara dimulai pada pukul 19.00 WIB dan diakhiri sekitar pukul 00.00 WIB.

Bulan saat InOMN 2013

Tujuan pengamatan Bulan ini adalah bahwa sebenarnya NASA ingin mengajak para astronom-astronom amatir di seluruh dunia untuk berkontribusi, mengenalkan kembali serta mengembangkan astronomi dengan sarana mengadakan pengamatan bulan internasional.

Kami dari SAC kembali mengajak masyarakat Surabaya untuk ikut terlibat dalam pengamatan kami kali ini. Berbekal tiga teleskop dan dua binokuler, sudah cukup membuat Taman Apsari mendadak menjadi lautan astronom amatir serta lunar enthusiasts.  Event ini juga menjadi sarana gathering bagi seluruh member SAC baik dari Surabaya hingga SAC sektor lain, seperti sektor Bangil hingga SAC sektor Makassar.

Di Taman Apsari sendiri pengamatan terekam cukup ramai, tercatat hingga mencapai 54 peserta yang tersebar dari berbagai wilayah dan instansi di Surabaya. Kami pun sangat bangga dengan pencapaian ini mengingat bertambahnya jumlah pengunjung dari tahun lalu.

Anggota SAC yang mengamati bulan lewat binokuler

Suasana mulai ramai ketika jam menunjukkan pukul 19.00 wib. Teleskop pun mulai disiapkan, banner
kebanggan SAC juga mulai dikibarkan, memecah keheningan taman apsari ketika itu, satu per satu pun anggota SAC berdatangan. Suasana semakin meriah saat SAC kedatangan salah seorang anggota kehormatan dari LAPAN Bandung, cak Emanuel Sungging beserta keluarga. Beliau kemudian banyak berbagi ilmu kepada para anggota SAC, sharing tentang pengalaman dan juga membagikan beberapa masukan demi event SAC yang lebih baik lagi kedepan.

TAKSHASHILA ASTRONOMY CLUB

Pada perayaan InOMN 2013 kali ini, kami pun turut menjalin kerjasama internasional pertama dengan salah satu komunitas astronomi di Nepal, yaitu TAKSHASHILA ASTRONOMY CLUB. Meskipun kerjasama ini hanya terjalin melalui jejaring sosial, namun kita semua berharap agar sebuah langkah kecil ini bisa berdampak besar kedepan, dan tentu akan terus terjalin kerjasama yang sinergi antar kedua belah pihak demi tercapainya visi kita yaitu memajukan dunia astronomi.

Pengamatan kami pun semakin semarak saat apa yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga, pisang godog made by Ning Niza. Ning Niza dengan antusias membagi-bagikan pisang godog buatannya ke cak Ning SAC, banyak juga diantara cak ning anggota yang baru bergabung di SAC terkejut dengan suasana kekeluargaan yang ada di SAC, banyak yang berpikir di komunitas astronomi semacam ini suasananya kian tegang dan melulu serius, tapi nyatanya tidak begitu, justru salah satu misi SAC adalah menjadi keluarga kedua bagi para anggotanya sehingga tercipta sebuah rasa persaudaraan dan kekeluargaan demi satu visi mengembangkan dunia astronomi Indonesia.

Salah seorang pengunjung taman apsari

Banyak para pengunjung taman apsari yang spontan penasaran dengan kegiatan kami, kami pun coba mengobati rasa penasaran mereka dengan menyambut dan mempersilahkan mereka untuk mengintip bulan malam itu dengan beberapa piranti astronomi yang kami sediakan. Banyak diantara mereka yang terkesima dengan apa yang mereka lihat, bagi mereka yang belum pernah mencoba teleskop pasti sangat senang bisa punya pengalaman mencoba membidik sendiri bulan yang notabene tidak pernah mereka lihat langsung sedekat itu lewat teleskop maupun binokuler. Tidak sedikit juga masyarakat yang semakin penasaran dengan astronomi, sampai-sampai mereka tidak sungkan memberondong para anggota SAC dengan banyak pertanyaan. Berbagi pengalaman dan membuat masyarakat dekat dengan astronomi seperti inilah yang menjadi salah satu tujuan kami mengadakan moon party di taman kota, sehingga diharapkan kedepan tercipta satu tatanan masyarakat yang melek astronomi.

Mendekati pukul 22.00 wib, bulan sudah mulai condong ke arah barat, dan sudah tidak memungkinkan untuk bisa diamati di taman apsari karena terhalang oleh pepohonan. Maka dari itu kami pun memutuskan menutup pengamatan malam itu dan diganti dengan ngobrol-ngobrol santai sambil sharing tentang agenda kedepan. Beberapa cak ning memutuskan untuk pulang terlebih dahulu dan beberapa lagi masih bertahan hingga larut malam sembari menikmati malam surabaya yang juga ramai karena masih dalam suasana memperingati hari jadi provinsi Jawa Timur yang ke-68.

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga menunjukkan pukul 00.00 wib, kami pun memutuskan untuk pulang dan resmi menutup event InOMN 2013 dengan predikat sangat memuaskan.

Koordinator InOMN SAC 2013 : Cak Muchammad Thoyib As

***

Berikut kami sertakan reportase dari SAC Sektor Bangil :

Laporan Event InOMN 2013 SAC sektor Bangil

Cak Agus (paling kiri) bersama beberapa pengunjung

Sebagai penanggung jawab acara tersebut diatas berikut ini laporan yang dapat saya sampaikan. Berbagi dan lebih memperkenalkan dunia astronomi itulah yg mendorong kami (saya dan Ning Emi) untuk melakukan pengamatan di Bangil. Dengan mengucap basmallah kami segera berangkat menuju tempat yang dituju yaitu alun-alun Bangil. Dengan berbekal 3 tele dibantu Cak Hammam kami menuju lokasi.

Tiba dilokasi kami segera merakit tele-tele tersebut. Tidak beberapa lama kami kedatangan 2 orang “tamu agung”, Ning Galuh dan Ning Mauidotul yg keduanya dari SMAN 1 Pasuruan. Belum selesai kami merakit tele, sekelompok anak sudah tidak sabar menunggu. Setelah semua tele siap kami persilahkan mereka untuk menikmati bulan, obyek utama kami malam itu.

Ada jg bapak beserta anaknya yang sangat tertarik dengan event ini. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan kami tersebut karena menurut beliau belum pernah ada acara seperti ini di Bangil. Ada jg 3 orang remaja dari Jakarta ikut nimbrung bersama kami.

SAC Sektor Bangil

Sementara itu anak-anak sudah silih berganti melakukan pengamatan. Mereka sangat sangat antusias. Pukul 19.40 WIB Cak Hammam pamit untuk menuju Taman Apsari. Kami terus berusaha menarik massa untuk bergabung dengan kami. Sekitar pukul 20.00 WIB, Ning Galuh dan Ning Mauidotul pamit. Setelah kami rasa sudah tidak ada lagi yang ingin bergabung dengan kami, akhirnya pada pukul 20.30 WIB kami mengakhiri acara pengamatan tersebut. Alhamdulillah, akhirnya terwujud juga keinginan kami untuk memperkenalkan astronomi dan SAC kepada masyarakat Bangil. Kami menyadari bahwa acara ini masih jauh dari sempurna. Masih banyak kekurangan di sana-sini. Kami masih harus banyak belajar dari teman-teman di SAC. Tapi kami berharap langkah kecil kami ini bisa menjadi sumbangsih kami terhadap kemajuan dunia astronomi di Indonesia.

Demilkian laporan saya selaku penanggung jawab acara event InOMN 2013 SAC sektor Bangil.

Ttd,
Cak Agus Siswanto

Muchammad Thoyib As

Sekretaris Jenderal Surabaya Astronomy Club 2017-2020; Ketua Jambore Nasional Klub Astronomi (JANAKA) 2017; Ketua Forum Komunikasi Astronom Amatir Lintas Jawa Timur (FOKALIS JATIM) 2018-2023

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusFlickrYouTube

Comments(2)
  1. Diana February 6, 2014
    • Muchammad Thoyib February 6, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.