InOMN 2017 Surabaya, Kawah Bulan Mengungkap Misteri

(Sby, InOMN 2017)

 

Seperti biasa, taman Suroboyo selalu saja riuh ramai. Taman seluas kurang lebih 13.819,74 m² berdasar perhitungan google map ini :-) tak pernah sepi pengunjung jika akhir pekan tiba. Ketika SAC memasang 4 buah teleskop di tengah taman, kontan saja warga masyarakat berkerumun. Tidak hanya anak-anak, orang-orang dewasa pun tidak ingin absen untuk mengobati rasa penasaran mengintip bulan dalam event pengamatan bulan tahunan skala internasional, InOMN 2017.

Sebagai bagian dari edukasi, pengunjung boleh bertanya apa saja seputar bulan. Tentu saja teman-teman Surabaya Astronomy Club sangat antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Tak lupa pula teman-teman SAC memberikan informasi terkait hasil pengamatan tersebut. Diantaranya adalah seputar kawah-kawah rembulan yang dapat disaksikan secara langsung melalui teleskop.

InOMN 2017

Terlihat jelas melalui teleskop Celestron Powerseeker 70 AZ menggunakan eyepiece webcam yang disambungkan ke smartphone bahwa kawah-kawah bulan yang kebanyakan berbentuk lingkaran terlihat memiliki bayang-bayang, ini membuktikan setidaknya 4 hal :

1. Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri, karena tidak mungkin permukaan sumber cahaya memiliki bayang-bayang. Kita dapat memperhatikan hal ini pada permukaan bola lampu ketika menyala, tentu tidak memiliki bayang-bayang. Lantas darimanakah cahaya bulan tersebut? ayo kita lanjutkan ke poin berikutnya.

2. Arah jatuh bayang-bayang kawah berlawanan dengan arah tenggelam matahari, sehingga dapat dipastikan bahwa cahaya bulan berasal dari matahari.

3. Arah bayang-bayang kawah tidak berpindah ke kiri secara periodik. Hal ini menunjukkan matahari yang sudah tenggelam di horizon tidak sedang belok ke kanan akan tetapi gerak semu bulan dan matahari malah membuat bidang berbentuk lingkaran yang hampir tegak lurus terhadap horizon. So, mereka sedang berkeliling di benda berbentuk bola (bumi).

4. Bulan tidak transparan, karena tidak mungkin benda transparan memiliki bayang-bayang. Apakah kita pernah melihat bayang-bayang dari kaca transparan, tentu tidak, bukan? Kecuali bayang-bayang mantan hehe

Nah, itulah 4 fakta yang telah diungkap dalam event InOMN 2017 Surabaya bersama Surabaya Astronomy Club. Menarik bukan? Untuk event-event berikutnya jangan sampai ketinggalan! dan jangan lupa, untuk selalu kepo-in hasil pengamatan yang kita lakukan.

Saiful Arifin

Saiful Arifin

Saya gus Ipul eh! cak Ipul dari Surabaya Timur. Menggeluti SEO & IM. Hobi baca, terbangan, nyeruling, miano, neleskop. Suka becanda tapi serius kalo diajak mikir sampe kepala miring-miring hehe

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedInGoogle PlusYouTube