Antara Galileo dan Surabaya Astronomy Club

galileo galilei

GALILEO GALILEI,siapa yang tak kenal dengan salah seorang astronom modern ini. beliau memang bukanlah penemu teleskop pertama,namun hasil keratifitasnya menjadikan teleskop menjadi instrumen yang sempurna terutama untuk pengamatan obyek langit. Beliau adalah orang pertama yang menggunakan teleskop untuk mengintip isi langit.

 

Teleskop pertamanya amat sederhana dan hanya menghasilkan perbesaran 3x, (teleskop handmade pertama saya saja perbesarannya 10x, hehehe.. ups! :p). namun beliau tak berhenti disitu, percobaan demi percobaan akhirnya membuahkan teleskop yang lebih baik hingga pada 25 agustus 1609 Galileo berani mendemonstrasikan teleskopnya ke Venesia. Pada bulan maret 1610 untuk pertamakalinya beliau menerbitkan hasil pengamatannya pada sebuah buku berjudul Sidereus Nuncius (kata google translate artinya ‘Utusan Bintang’).

Empat satelit alami planet Jupiter yakni Io, Europa, Calisto,dan Ganymede berhasil ia identifikasi pada 8 januari 1610 dan membuat kesimpulan bagaimana ke empat obyet tersebut terus bergerak dari waktu kewaktu berputar mengitari planet jupiter. Beliau juga disebut sebagai orang eropa pertama yang mengamati bintik matahari atau sunspot. Galileo sebenarnya juga berhasil mengamati Neptunus namun tidak mencatatnya sebagai planet melainkan bintang redup. Namun perhitungan astronomi dan pengamatan lebih modern oleh ilmuan penerusnya berhasil mengungkap bahwa bintang redup yang diamati Galileo sejatinya adalah sebuah planet.

Pengamatannya terhadap satelit alami satu-satunya milik Bumi yakni Bulan berhasil mengungkap permukaan Bulan yang tak rata, kasar, memiliki lembah dan bukit sepertihalnya Bumi.kesimpulan ini bukan tanpa alasan, ketika saat ini cacak-cacak dan ening-ening Surabaya Astronomy Club mengobservasi bulan dengan teleskop maka akan kita dapati pola-pola bayangan pada permukaan bulan dari hari ke hari, perubahan fase bulan, dan ini juga lah yang dilihat Galileo pada saat itu melalui teleskopnya.

Galileo dilahirkan di Pisa,Italia 450 tahun silam, tepatnya pada 15 februari 1564. hari lahirnya dijadikan sebagai hari astronomi internasional. Tak mau ketinggalan, Surabaya Astronomy Club juga akan mengadakan event akbar bertajuk GALILEO WEEK yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-10 februari dan mengundang segenap peminat astronomi baik individu maupun komunitas di seluruh Indonesia dan seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi. planet jupiter akan mencapai titik terdekatnya dengan bumi pada awal bulan februari 2015, Kita akan mengadakan pengamatan bersama dari wilayah masing-masing. Kita akan bernapaktilas bagaimana Galileo mengamati Jupiter beserta satelit-satelitnya 405 tahun yang lalu dan akan mengumpulkan dan mempublikasikan hasil bidikan dalam satu bingkai kebersamaan,melalui website ini, persembahan untuk mengenang jasa Galileo dalam bidang astronomi.

*For more info and update, check out our activity at facebook:

1. Surabaya Astonomy Club

2. Galileo Week

Hammam N

Hammam N

Ketua Surabaya Astronomy Club

More Posts

Follow Me:
Facebook